Majalah Media September 2025

Pembaca MEDIA yang budiman, …….

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan begitu banyak rahmat-Nya sehingga majalah Media bulan September 2025 ini dapat tersaji dihadapan pembaca sekalian.

Edisi bulan ini kami sajikan beberapa artikel ilmiah populer yang bersisikan pemikiran kritis dan kontemplatif. Hal ini tercermin pada artikel berjudul “Kurikulum Merdeka, Kurikulum Berbasis Cinta”. Disini kita mendapatkan pencerahan  kurikulum yang dirancang dengan menitikberatkan pada pengembangan karakter, pembelajaran berbasis pengalaman, serta perhatian mendalam terhadap aspek sosial dan emosional dalam Pendidikan yang muaranya bertujuan untuk melahirkan insan yang humanis, nasionalis, naturalis, toleran, dan selalu mengedepankan cinta sebagai prinsip dasar dalam kehidupan.

 Hal lain yang tak kalah pentingnya ada opini bertajuk “Bersahabat dengan Buku Masa Depan Cerah Menantimu”. Selama ini keberadaan buku seakan dinafikkan oleh banyak kalangan. Nah, disini kita semua diajak untuk mau dan mampu memosisikan buku sebagai jendela ilmu dan pengetahuan yang hakiki.

Di bahasan yang lain, artikel berjudul “Mendalami Esensi Coaching dalam Dunia Pendidikan”.  Coaching dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab untuk membuka potensi dan memaksimalkan kinerja. Kesadaran diciptakan melalui perluasan perspektif dan peningkatan fokus perhatian, yang meningkatkan minat, wawasan, dan pembelajaran. Itulah beberapa sajian artikel di edisi bulan ini.

Bertepatan di edisi bulan ini, kita warga muslim akan memperingati Maulid Nabi besar Muhammad SAW. Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi momen untuk merayakan kelahiran rasulullah, namun  sebagai pengingat akan pentingnya akhlak mulia dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk itu mari kita teladani sifat-sifat mulia Rasulullah, seperti kesederhanaan, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama. Mari kita jadikan ajaran rasulullah sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan  sehari-hari, baik dalam berinteraksi dengan sesama, maupun dalam beribadah kepada Allah SWT.

 Akhir kata selamat membaca dan selamat beraktivitas.

Pembaca MEDIA yang budiman, ……….

Edisi bulan Oktober 2025, ada beberapa momen penting yang perlu kita ketahui, yakni 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila dan 28 Oktober sebagai Hari Sumpah Pemuda.

Dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila baca artikel bertajuk Pancasila sebagai Fondasi Karakter Bangsa dan Pendidikan di Indonesia. Tulisan ini mengingatkan dan mengajak kita semua untuk memahami benar bagaimana peran dan fungsi Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup dalam berbangsa dan bernegara. Termasuk di dalamnya adalah sarat nilai-nilai dan norma yang patut dipedomani dalam membentuk karakter dan pendidikan anak bangsa.

Disisi lain, salah satu kebijakan terbaru pemerintah terkait dengan anggaran untuk Makan Bergizi Gratis (MBG), muncul tulisan kritis-reflektif bertajuk Pendidikan bukan sekadar soal kenyang, tapi kualitas. Tulisan ini merupakan respons kritis dengan analitis sosial tentang pemaparan Presiden Prabowo soal RAPBN 2026 dihadapan DPR. Anggaran negara yang sangat fantastis

bakal fokus digunakan untuk mendanai programprogram prioritas nasional, yakni untuk MBG. Baca selengkapnya pada halaman 4. Pembaca MEDIA yang budiman, bulan Oktober identik dengan peringatan Sumpah Pemuda dan dikenal pula sebagai Bulan Bahasa. Kita mendapat sumbangan tulisan yang membuka inspirasi untuk nguri-uri keberadaan Bahasa Indonesia yang kini diakui sebagai salah satu Bahasa Internasional. Sekolah, masyarakat bahkan pemerintah wajib mengambil peran masing-masing untuk dapat berkontribusi pada lestarinya serta berkembangnya Bahasa Indonesia. Pemikiran ini selaras dengan artikel bertajuk Menjaga Eforia Bulan Bahasa dan Urgensinya.

Ada pula pemikiran dan analisis kritis yang mengkaji dari sisi kebahasaan dan dampak sosialnya dari artikel berjudul Logika Bahasa dan Modus Kuasa: Guru, Stigma, serta Kekerasan Verbal dalam Bahasa Kekuasaan. Di sini Penulis menyoroti bahwa bahasa tidak pernah netral. Ia selalu mengandung kepentingan, logika dan kuasa. Oleh karena itu, pejabat publik saat menjabat haruslah berhati-hati dalam berbahasa, sebab statemen yang keluar dari mereka bisa berdampak luas terhadap martabat profesi dan kebijakan negara.

Selengkapnya, baca halaman 28. Akhir kata, selamat membaca dan selamat beraktivitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like:

Media

Majalah Media adalah majalah referensi dan pengembangan pendidikan di Jawa Timur.

Recent Posts

  • All Post
  • News
  • Perspektif

Majalah Media

 

Hot

Berlangganan Edisi Cetak

Dapatkan majalah fisik langsung ke rumah Anda setiap bulan

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.
Edit Template

Trending Posts

Hot News

About

Majalah Media merupakan majalah pengembangan dan referensi pendidikan di JAWA TIMUR

berlangganan

Recent Post

  • All Post
  • Beauty
  • Blog
  • Lifestyle
  • News
  • Pendidikan
  • Perspektif
  • Photography
  • Travel

Copyright © 2025 Powered By mediapgri.com

All Right Reserved

Created By RJVPWHS-Redesign by MediaPGRI