Majalah Media Juli 2025

Majalah Media Juli 2025

Pembaca MEDIA yang budiman, ………

Dua momen penting yang ada di bulan Juli’25 ini yakni saatnya para siswa/siswi kita memasuki Tahun Ajaran Baru 2025/2026 pada pertengahan Juli’25 dan peringatan Hari Anak Nasional pada 23 Juli’25.

Anak adalah generasi penerus bangsa yang diharapkan bisa menjadi generasi emas yang cerdas, sehat, unggul berkarakter dan memiliki nilai moral yang kuat. Namun ironisnya belakangan ini anak masih menjadi generasi yang hilang dimana mereka hidup sebagai anak jalanan maupun pekerja dan melupakan arti penting pendidikan. Fenomena pekerja anak banyak berkaitan erat dengan alasan ekonomi keluarga (kemiskinan) dan kesempatan memperoleh pendidikan.

Nah, semoga peringatan Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli ini bisa menjadi momentum refleksi dan perenungan mendalam terhadap kesejah¬teraan anak sebagai aset pembangunan dan generasi penerus bangsa. Terkait hal ini silakan baca artikel ilmiah populer berjudul: Kontemplasi Hari Anak: Menyelamatkan Generasi yang tersaji di bulan ini.

Hal yang tak kalah menariknya yakni opini bertajuk TKA, Filter Kualitas Mandiri Murid. Lalu apa tujuan diadakannya Tes Kompetensi Akademik. Tes ini hadir sebagai jawaban atas keraguan publik pada keadaan yang sangat rentan terhadap praktik-praktik nakal pihak sekolah. Sehingga dengan menggunakan TKA perguruan Tinggi dapat menjamin bahwa lulusan mereka memiliki kemampuan akademik yang memadai dan siap untuk memasuki dunia kerja. Lebih mendalam lagi tentang TKA, simak 2 opini terpilih yang ada di rubrik Pinidianta.

Tulisan reflektif lainnya juga tercermin dari artikel berjudul AI dalam Kehidupan Generasi Sekarang. AI (Artificial Intelligence), satu sisi berfungsi sebagai pembantu cerdas, namun di sisi lain bisa menjadi pemicu ketergantungan yang pada gilirannya akan membawa murid pada kemalasan dan akan bermuara pada kebodohan. Karena itu dibutuhkan sikap yang bijak dalam pemanfaatan kecerdasan buatan ini. Akhir kata, selamat membaca, selamat beraktivitas dan selamat memasuki Tahun Ajaran Baru 2025/2026.

Pembaca MEDIA yang budiman, ……….

Edisi bulan Oktober 2025, ada beberapa momen penting yang perlu kita ketahui, yakni 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila dan 28 Oktober sebagai Hari Sumpah Pemuda.

Dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila baca artikel bertajuk Pancasila sebagai Fondasi Karakter Bangsa dan Pendidikan di Indonesia. Tulisan ini mengingatkan dan mengajak kita semua untuk memahami benar bagaimana peran dan fungsi Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup dalam berbangsa dan bernegara. Termasuk di dalamnya adalah sarat nilai-nilai dan norma yang patut dipedomani dalam membentuk karakter dan pendidikan anak bangsa.

Disisi lain, salah satu kebijakan terbaru pemerintah terkait dengan anggaran untuk Makan Bergizi Gratis (MBG), muncul tulisan kritis-reflektif bertajuk Pendidikan bukan sekadar soal kenyang, tapi kualitas. Tulisan ini merupakan respons kritis dengan analitis sosial tentang pemaparan Presiden Prabowo soal RAPBN 2026 dihadapan DPR. Anggaran negara yang sangat fantastis

bakal fokus digunakan untuk mendanai programprogram prioritas nasional, yakni untuk MBG. Baca selengkapnya pada halaman 4. Pembaca MEDIA yang budiman, bulan Oktober identik dengan peringatan Sumpah Pemuda dan dikenal pula sebagai Bulan Bahasa. Kita mendapat sumbangan tulisan yang membuka inspirasi untuk nguri-uri keberadaan Bahasa Indonesia yang kini diakui sebagai salah satu Bahasa Internasional. Sekolah, masyarakat bahkan pemerintah wajib mengambil peran masing-masing untuk dapat berkontribusi pada lestarinya serta berkembangnya Bahasa Indonesia. Pemikiran ini selaras dengan artikel bertajuk Menjaga Eforia Bulan Bahasa dan Urgensinya.

Ada pula pemikiran dan analisis kritis yang mengkaji dari sisi kebahasaan dan dampak sosialnya dari artikel berjudul Logika Bahasa dan Modus Kuasa: Guru, Stigma, serta Kekerasan Verbal dalam Bahasa Kekuasaan. Di sini Penulis menyoroti bahwa bahasa tidak pernah netral. Ia selalu mengandung kepentingan, logika dan kuasa. Oleh karena itu, pejabat publik saat menjabat haruslah berhati-hati dalam berbahasa, sebab statemen yang keluar dari mereka bisa berdampak luas terhadap martabat profesi dan kebijakan negara.

Selengkapnya, baca halaman 28. Akhir kata, selamat membaca dan selamat beraktivitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like:

Media

Majalah Media adalah majalah referensi dan pengembangan pendidikan di Jawa Timur.

Recent Posts

  • All Post
  • News
  • Perspektif

Majalah Media

 

Hot

Berlangganan Edisi Cetak

Dapatkan majalah fisik langsung ke rumah Anda setiap bulan

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.
Edit Template

Trending Posts

Hot News

About

Majalah Media merupakan majalah pengembangan dan referensi pendidikan di JAWA TIMUR

berlangganan

Recent Post

  • All Post
  • Beauty
  • Blog
  • Lifestyle
  • News
  • Pendidikan
  • Perspektif
  • Photography
  • Travel

Copyright © 2025 Powered By mediapgri.com

All Right Reserved

Created By RJVPWHS-Redesign by MediaPGRI