Majalah Media Juni 2025

Majalah Media Juni 2025

www.mediapgri.com

Pembaca MEDIA yang budiman, ……..

Bulan Juni ini, dunia pendidikan kita akan disibukkan dengan Tahun Ajaran Baru 2025/2026. Memasuki Tahun Ajaran Baru bisa menjadi momen penuh tantangan bagi guru, siswa dan orang tua. Persiapan yang matang tentu sangat diperlukan agar transisi berjalan lancar dan efektif, mulai dari merencanakan kurikulum hingga menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta berbagai aspek yang harus diperhatikan.

‘Aturan Baru SPMB SMA tahun ini, nilai Akademik Jadi Prioritas Utama, Bukan Jarak’. Kita semua memahami bahwa rangkaian kegiatan penerimaan murid baru kadang membuat resah sebagian kalangan masyarakat. Karena itu, berdasarkan evaluasi penerimaan murid baru di tahun lalu, tahun ini pemerintah berupaya untuk mengganti nilai akademik dijadikan kriteria prioritas dari jalur domisili. Selengkapnya baca reportase halaman 72.

Edisi bulan ini MEDIA akan mengupas berbagai aspek pendidikan yang relevan dan bermanfaat untuk kalangan umum, terlebih insan pendidik, siswa dan stakeholder di dunia pendidikan. Artikel-artikel yang termuat tentu saja kami dedikasikan untuk memperluas pengetahuan, menginspirasi, dan memotivasi pembaca dalam perbincangan seputar perkembangan pendidikan dasar, menengah maupun tinggi.

Hal ini tercermin dari sajian artikel bertajuk ‘Growth Mindset: Fondasi Pembelajaran Mendalam’. Wacana inspirasi besar yang terkandung dalam artikel tersebut adalah membedah pentingnya mindset untuk tetap mau mengembangkan berbagai pemikiran agar Pembelajaran Mendalam bukan hanya sebagai wacana ideal, namun dapat terimplementasi dengan riil yang muaranya tercipta pada berkembangnya kualitas pendidikan secara makro.

Berikutnya fenomena aktual yang belakangan ini menjadi pembahasan luar biasa terefleksi dalam artikel berjudul ‘Kirim Siswa ke Barak Militer’ dan juga ‘Nakal, Jemput dan Masukkan ke Barak Militer Solusi Atau Sindiran?’ Kebijakan yang digagas Gubernur Jawa Barat  KDM (Kang Dedi Mulyadi) ini memang menuai pro dan kontra. Kedua artikel tersebut secara tersurat ingin menunjukkan sisi positif dan negatifnya, namun lagi-lagi tujuannya adalah menjadi sumbangsih  inspiratif,  solutif dan positif dari dinamika yang semakin mengkhawatirkan tentang degradasi moral dan sikap yang ditunjukkan anak muda bangsa belakangan ini.

Akhir kata, selamat membaca, selamat beraktivitas dan selamat menyongsong Tahun Ajaran Baru 2025/2026.

Pembaca MEDIA yang budiman, ……….

Edisi bulan Oktober 2025, ada beberapa momen penting yang perlu kita ketahui, yakni 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila dan 28 Oktober sebagai Hari Sumpah Pemuda.

Dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila baca artikel bertajuk Pancasila sebagai Fondasi Karakter Bangsa dan Pendidikan di Indonesia. Tulisan ini mengingatkan dan mengajak kita semua untuk memahami benar bagaimana peran dan fungsi Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup dalam berbangsa dan bernegara. Termasuk di dalamnya adalah sarat nilai-nilai dan norma yang patut dipedomani dalam membentuk karakter dan pendidikan anak bangsa.

Disisi lain, salah satu kebijakan terbaru pemerintah terkait dengan anggaran untuk Makan Bergizi Gratis (MBG), muncul tulisan kritis-reflektif bertajuk Pendidikan bukan sekadar soal kenyang, tapi kualitas. Tulisan ini merupakan respons kritis dengan analitis sosial tentang pemaparan Presiden Prabowo soal RAPBN 2026 dihadapan DPR. Anggaran negara yang sangat fantastis

bakal fokus digunakan untuk mendanai programprogram prioritas nasional, yakni untuk MBG. Baca selengkapnya pada halaman 4. Pembaca MEDIA yang budiman, bulan Oktober identik dengan peringatan Sumpah Pemuda dan dikenal pula sebagai Bulan Bahasa. Kita mendapat sumbangan tulisan yang membuka inspirasi untuk nguri-uri keberadaan Bahasa Indonesia yang kini diakui sebagai salah satu Bahasa Internasional. Sekolah, masyarakat bahkan pemerintah wajib mengambil peran masing-masing untuk dapat berkontribusi pada lestarinya serta berkembangnya Bahasa Indonesia. Pemikiran ini selaras dengan artikel bertajuk Menjaga Eforia Bulan Bahasa dan Urgensinya.

Ada pula pemikiran dan analisis kritis yang mengkaji dari sisi kebahasaan dan dampak sosialnya dari artikel berjudul Logika Bahasa dan Modus Kuasa: Guru, Stigma, serta Kekerasan Verbal dalam Bahasa Kekuasaan. Di sini Penulis menyoroti bahwa bahasa tidak pernah netral. Ia selalu mengandung kepentingan, logika dan kuasa. Oleh karena itu, pejabat publik saat menjabat haruslah berhati-hati dalam berbahasa, sebab statemen yang keluar dari mereka bisa berdampak luas terhadap martabat profesi dan kebijakan negara.

Selengkapnya, baca halaman 28. Akhir kata, selamat membaca dan selamat beraktivitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like:

Media

Majalah Media adalah majalah referensi dan pengembangan pendidikan di Jawa Timur.

Recent Posts

  • All Post
  • News
  • Perspektif

Majalah Media

 

Hot

Berlangganan Edisi Cetak

Dapatkan majalah fisik langsung ke rumah Anda setiap bulan

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.
Edit Template

Trending Posts

Hot News

About

Majalah Media merupakan majalah pengembangan dan referensi pendidikan di JAWA TIMUR

berlangganan

Recent Post

  • All Post
  • Beauty
  • Blog
  • Lifestyle
  • News
  • Pendidikan
  • Perspektif
  • Photography
  • Travel

Copyright © 2025 Powered By mediapgri.com

All Right Reserved

Created By RJVPWHS-Redesign by MediaPGRI